Jangan Cepat Tergiur Akan Klaim Jual Handphone Murah Counter, Cek Ini Dulu

Jangan Cepat Tergiur Akan Klaim Jual Handphone Murah Counter, Cek Ini Dulu

Apakah Anda berniat untuk membeli handphone baru dalam waktu dekat? Pasti Anda sudah banyak mencari referensi harga, spesifikasi, hingga akan membeli di mana. Tentu Anda ingin membeli barang dengan kualitas yang baik dan 100% original (bukan KW). Apabila melihat counter yang mengklaim jual handphone murah, sebaiknya teliti beberapa hal berikut.

Sulit dipungkiri bahwa counter biasa dengan toko distributor asli terkadang mematok harga yang terpaut cukup jauh. Bahkan bisa ada yang mencapai 1 hingga 1,5 juta! Bayangkan, nominal uang yang cukup banyak itu bisa untuk dibelanjakan hal yang lain, bukan? Tetapi Anda harus mencari tahu dulu bagaimana kondisi barang yang dijual.

  1. Kenali perbedaan BNOB dan BNIB

Mungkin Anda kerap menemukan keterangan BNOB atau BNIB yang diberikan oleh counter. BNOB adalah Brand New Open Box, artinya adalah barang baru namun sudah dibuka dari box aslinya. Umumnya untuk tujuan pemeriksaan kelengkapan. Sedangkan BNIB adalah Brand New In Box, artinya adalah barang tersebut baru dan masih tersegel dalam kotaknya.

Ada beberapa kasus yang menyebabkan ponsel tersebut meski baru, namun dijual dalam kondisi sudah terbuka dari kotaknya. Misalnya: ketika vendor ponsel memberi promo dengan kondisi khusus, contohnya Galaxy S7 edge bonus earphone Bluetooth level U. namun hadiahnya sudah dijual terpisah sehingga dusnya sudah dibuka. Namun kasus ini hanya sedikit jumlahnya.

Mengetahui apakah ponsel yang ingin dibeli masuk kategori BNIB atau BNOB saja tidaklah cukup. Banyak penjual nakal yang mengklaim barangnya BNIB namun sebenarnya bukan barang original. Atau sudah pernah dibuka dari dusnya namun dibungkus ulang hingga menyerupai paket dus aslinya. Anda harus mengetahui ciri-ciri BNIB asli dari vendor pilihan Anda.

  1. Bungkus box plastik: apakah polos atau ada logo merk vendor?

Cari tahu terlebih dahulu apakah vendor pilihan Anda biasanya membubuhkan suatu tanda, baik itu dalam bentuk logo merk atau tulisan tertentu. Cara untuk mengetahui hal ini bisa dengan mencari tahu lebih dulu melalui laman resmi. Apabila masih belum yakin, bisa ditanyakan langsung melalui layanan customer service yang umumnya disediakan vendor.

  1. Apakah dibungkus dengan rapi?

Bungkus dus ponsel asli keluaran pabrik sudah pasti rapi. Semua bagiannya tertutup dengan baik tanpa menyisakan bagian yang terbuka. Anda mungkin akan menemukan hasil sabungan plastik di salah satu sisinya. Namun ini juga terlihat rapi dan pas sesuai ukuran dusnya. Berbeda dengan plastik palsu hasil bungkus ulang yang tidak rapi.

  1. Cek kelengkapan informasi

Apabila Anda mau membeli ponsel baru, pastikan Anda tahu informasi apa saja yang tercantum di dus aslinya. Cek di laman aslinya terlebih dahulu, karena berbeda vendor dapat memuat informasi yang berbeda pula. Contohnya: dus asli Samsung yang memuat informasi nomor IMEI dan nomor izin postel. Perhatikan juga negara pembuat ponselnya.

  1. Stiker segel, apakah ada?

Dus asli keluaran vendor umumnya terpasang stiker segel untuk menyatakan bahwa itu adalah barang asli. Apabila memang betul produk tersebut belum pernah dibuka, maka stiker tersebut masih tersegel dengan baik. Namun jika sudah tidak ada segelnya tetapi klaim penjual adalah barang asli, hati-hati. Karena kemungkinan besar itu adalah barang palsu.

Kalau Anda tetap bersikukuh untuk membeli ponsel di counter biasa yang bukan distributor resmi, tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati semi mendapatkan barang asli dalam kondisi baik dan sesuai dengan harganya. Supaya tidak menyesal ketika sudah membeli.

shares