Level Parah Cedera ACL Berdasarkan Kerusakan Ligamen

Level Parah Cedera ACL Berdasarkan Kerusakan Ligamen

Salah satu hal yang mengancam para atlet olahraga adalah cedera. Meskipun mereka yang bukan atlet juga memiliki potensi yang sama, namun bisa dikatakan risiko atlet cenderung lebih besar. Hal ini dikarenakan kegiatan yang mereka lakukan cenderung lebih berat dan lebih konstan. Nah, salah satu cedera yang mengancam tersebut adalah cedera ACL.

ACL atau anterior cruciate ligament adalah salah satu ligamen yang ada di dalam lutut. Fungsi utama dari ACL ini adalah menjadi penghubung dari tulang tungkai atas dan tulang tungkai bawah. Selain itu, ACL ini juga memiliki fungsi penting sebagai penstabil dari lutut.

Bisa dikatakan jika kondisi ACL akan berpengaruh pada bagaimana lutut akan bekerja. Ketika terjadi kerusakan pada ACL tersebut, maka fungsi lutut akan terbatas atau bisa jadi lutut tidak akan bisa bekerja optimal sebagaimana seharusnya.

Beberapa Level Cedera ACL yang Harus Diketahui

Secara umum, sebab cedera ACL adalah robeknya ligamen tersebut. Robeknya ACL ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti jatuh, lutut yang tertarik atau lainnya. Kerusakan pada ligamen ini dibagi menjadi beberapa level sesuai dengan parah atau tidaknya kerusakan tersebut. Sebagai rekomendasi yuk simak video berikut :

Setiap level dari kerusakan ACL ditandai dengan beberapa ciri yang berbeda. Nantinya, penanganan pada kerusakan tersebut juga akan dibedakan sesuai dengan level kerusakan.

Adapun beberapa level kerusakan ACL yang perlu diketahui berikut cirinya adalah sebagai berikut:

  • Kerusakan tingkat satu

Kerusakan ACL tingkat pertama ditandai dengan beberapa hal yang cukup spesifik. Beberapa tanda tersebut diantaranya adalah:

  • Lutut yang tidak terasa stabil atau terasa seperti bergeser pada saat melakukan aktivitas
  • Pembengkakan yang terjadi pada lutut cenderung hanya sedikit saja
  • Serat ligamen di dalam lutut tidak robek hanya tertarik secara paksa karena aktivitas yang dilakukan
  • Kerusakan tingkat dua

Kerusakan pada ACL di level kedua memiliki beberapa ciri. Adapun ciri tersebut diantaranya adalah:

  • Serat ligamen yang ada di dalam lutut mengalami robek pada beberapa bagian
  • Lutut mengalami pembengkakan dalam level yang sedang
  • Lutut yang mengalami masalah akan terasa tidak stabil dan juga bergeser ketika digunakan untuk beraktivitas
  • Kerusakan tingkat tiga

Untuk kerusakan ACL tingkat tiga, ada beberapa ciri yang bisa digunakan untuk melakukan identifikasi. Beberapa ciri cedera ACL tingkat ketiga adalah sebagai berikut:

  • Serat ligamen yang ada di dalam lutut robek seluruhnya dan biasanya akan robek menjadi dua
  • Terjadi pengerasan dan juga pembengkakan pada bagian lutut. Pembengkakan ini bisa terjadi dengan ukuran yang kecil ataupun besar
  • Ligamen tidak bisa bekerja dengan baik dan tidak bisa melakukan kontrol pada gerakan lutut. Seringkali, aktivitas akan total terhenti ketika seseorang mengalami masalah ACL tingkat tiga ini
  • Avulsi

Avulsi merupakan salah satu bentuk cedera ligamen yang juga cukup sering terjadi. Jenis kerusakan ACL ini akan terjadi dengan beberapa sebab, seperti:

  • ACL tertarik dan akan terlepas dari posisinya. Kondisi ini bisa terjadi baik dari tulang kering ataupun dari tulang paha
  • Kerusakan ACL ini cenderung terjadi pada anak-anak yang memiliki ACL belum terlalu kuat dan sempurna layaknya orang dewasa

Beberapa hal di atas merupakan tingkat kerusakan ACL yang tentu akan berpengaruh pada bagaimana penanganan tersebut dilakukan dan juga berapa lama proses penyembuhan yang diperlukan. Bisa dikatakan bahwa cedera ACL adalah salah satu jenis cedera yang serius sehingga harus selalu diwaspadai.

shares