Mengatasi Morning Sickness sebagai Tanda Awal Kehamilan

Mengatasi Morning Sickness sebagai Tanda Awal Kehamilan

Morning sickness termasuk tanda ovulasi berhasil dibuahi dan sering dialami oleh mayoritas ibu hamil. Gejala ini sangat kompleks yaitu berupa pusing disertai gejala mual muntah yang dialami ketika pagi hari, terutama setelah bangun tidur. Tentu saja hal tersebut menyebabkan ketidaknyamanan. Untuk itu, segera lakukan langkah antisipasi morning sickness ini secara rutin.

  1. Mengonsumsi Minuman Hangat Setelah Bangun Tidur

Menghadapi masa kehamilan bukanlah suatu hal yang mudah. Akan tetapi, Anda harus menghadapinya dengan baik agar kondisi kandungan menjadi selalu sehat dan kuat hingga buah hati lahir nanti. Tumbuh kembang janin harus dijaga dengan sebaik-baiknya di setiap periode kehamilan. karenanya, gejala awal kehamilan seperti morning sickness harus segera diatasi.

Ketidaknyamanan yang timbul karena morning sickness tersebut dapat diantisipasi dengan mengonsumsi minuman hangat. Minumlah minuman hangat saat bangun tidur. Minuman hangat tersebut akan mengurangi rasa pusing dan mual yang muncul terutama ketika bangun tidur. Anda dapat mengonsumsi air putih, susu, atau teh yang semuanya dalam keadaan hangat.

  1. Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Gejala morning sickness juga dapat diatasi dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar proses metabolisme tubuh berlangsung optimal. Dengan keoptimalan proses metabolisme, rasa pusing yang ditimbulkan akan berkurang dan berangsur sembuh. Lama kelamaan, budaya memenuhi cairan tubuh dengan segera ini akan mengantisipasi agar pusing tersebut tidak muncul lagi.

Terpenuhinya cairan tubuh tersebut akan mencegah anemia atau kekurangan darah. Energi ibu hamil bisa mencukupi untuk beraktivitas dan melawan rasa lelah yang dirasakan ketika gejala morning sickness tersebut terjadi. Pemenuhan cairan tubuh ini dilakukan sepanjang hari dengan porsi total yang cukup sesuai kebutuhan tubuh setiap harinya.

  1. Menghindari Aroma yang Menyengat

Timbulnya gejala morning sickness tersebut juga berasal dari faktor eksternal. Mencium aroma yang menyengat juga menjadi salah satu faktornya. Jika aroma tersebut sangat menyengat, maka semakin kuat gejala morning sickness yang dialami. Anda jadi lebih merasa mual karena aroma tersebut. Untuk itu, hindarilah aroma tersebut sebelum Anda mengalami mual bahkan muntah.

  1. Istirahat Cukup

Istirahat cukup adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi morning sickness yang ditimbulkan sebagai tanda ovulasi berhasil dibuahi. Pola istirahat yang optimal dapat dilakukan dengan istirahat aktif dan pasif. Anda harus tidur tepat waktu dengan porsi yang cukup sebagai istirahat aktif yang nantinya mampu mengembalikan energi.

Istirahat pasif juga perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi stres atau lelah yang berlebihan. Rangkaian istirahat pasif yang dimaksud tersebut di antaranya adalah duduk santai, membaca majalah, mendengarkan musik, dan sebagainya yang dapat meningkatkan kenyamanan tubuh.

  1. Menghindari Pekerjaan Berat

Ibu hamil bukanlah orang sakit, sehingga masih boleh melakukan beragam aktivitas. Dengan munculnya berbagai gejala awal kehamilan, jangan diartikan sebagai larangan bagi ibu hamil untuk tidak melakukan aktivitas apapun. Hal tersebut justru akan membuat stres karena bosan akibat tidak beraktivitas sama sekali.

Hal bijak dalam mengatasi gejala awal kehamilan tersebut adalah dengan mengizinkan ibu hamil untuk beraktivitas seperti biasa. Akan tetapi, kurangilah intensitas bekerjanya agar tidak kelelahan. Hindari juga pekerjaan yang berat agar tidak menimbulkan risiko akibat kelelahan atau cedera akibat melakukan pekerjaan yang berat dan bisa membahayakan.

Cara tersebut akan membantu Anda ketika menghadapi masa kehamilan, namun tetap dapat beraktivitas dengan baik. Beraktivitas itu juga sangat penting bagi ibu hamil karena mendukung keaktifan dan kecerdasan buah hati. Akan tetapi, jangan lupa untuk mengedepankan kesehatan dengan menjaga tubuh agar tidak kelelahan ataupun stress.

Berbagai ulasan mengenai antisipasi terhadap morning sickness tersebut dapat diterapkan dengan mudah. Anda harus melakukannya secara rutin dan berkelanjutan demi kesehatan dan kenyamanan tubuh. Seiring berjalannya waktu, Anda lebih mudah dalam menghadapi salah satu tanda ovulasi berhasil dibuahi. Proses adaptasi tersebut penting agar tidak stres selama masa kehamilan.

shares